Tips Atau Cara Membuat Tongseng Atau Gulai Agar Tidak Amis
Saya bingung mau saya posting di blog mana postingan ini. Ah sudahlah, ndak apa. Saya posting saja di gardoe djaga ini. Ngiras pantes memperkaya kata kunci yang ada di blog ini. Lha sapa tahu ada yang kesasar dari google dengan kata kunci "cara membuat tongseng atau gulai agar tidak amis"?. Nayamul! Bisa mosting dengan konten yang unik. Dan dijamin tidak dikopas orang. Lha kurang kerjaan apa ngopas kayak ginian?
Tiba tiba saja mbokne Anggit ndresel ndresel di sela sela asiknya blogwalking. "Pak e pak e! Mbok iki dilebokke neng blog e sampeyan", kata istri saya sambil kepalanya cungak cunguk dibawah lengan saya. Ya itu tadi, ndresel ndresel! Aku lihat kertas urek urekan yang di sodorkan padaku. WEKS! Isinya tips atau cara membuat tongseng atau gulai agar tidak amis. Saya noleh, dia senyum. Waduh...!
"Eh, banyak lho yang nggak tahu. Ini saja saya baru tahu kemarin sore, dikandhani simbok"
Ya sudah.. apa salahnya. Idhep idhep berbagi ilmu. Istri saya membaca saya menulis di Flock.
"Tips Atau Cara Membuat Tongseng Atau Gulai Agar Tidak Amis", bacanya pelan pelan
"Yang itu sudah, nanti kalau diulang- ulang dikira nyepam", selaku.
"Nyepam ki opo, Pak?". Halah!
Dan ini kelanjutannya:
1. Pada saat menumis bumbu, pastikan sampai matang.
2. Masukkan ayam yang sudah di potong potong.
3. Tambahkan santan sampai semua ayam hampir tergenang. Lalu Diungkep.
"Diungkep ki dikapakke, Bu?", Saya yang nanya kali ini.
"Diungkep ki digeneni cilik karo ditutup rapet", jelasnya. Oooo
4. Sesekali dibuka dan ayam dibalik balik agar bumbu merata
5. Pastikan sampai kuahnya hampir habis
6. Kalau kuah sudah hampir habis, baru tambahkan santan sekehendak kita.
7. Sudah
Selamat mencoba, dan bedakan hasilnya. Salam dari istri saya. [Dia mesam mesem disamping saya .. off the record]
...lanjutkan baca...



